berikut salah satu contoh gambar anak burung murai batu baru menetas:
🐦 Cara Burung Murai Batu Berkembang Biak
Burung Murai Batu berkembang biak dengan bertelur (ovipar). Proses perkembangbiakannya dimulai dari perjodohan hingga anak burung siap mandiri.
✅ 1. Masa Perjodohan / Kawin
Murai jantan akan menarik perhatian betina dengan kicauan dan gerakan ekor.
Jika betina tertarik, keduanya akan berpasangan, karena murai bersifat monogami (setia pada pasangan).
Perjodohan bisa dilakukan dengan menempatkan kandang jantan dan betina berdekatan terlebih dahulu.
✅ 2. Membangun Sarang
Burung Murai Batu biasanya membuat sarang di lubang pohon atau tempat tertutup.
Dalam penangkaran, harus disediakan:
Glodok / kotak sarang
Rmput kering
Serabut kelapa
Daun kering
Betina akan menyusun sarang sebagai persiapan bertelur.
✅ 3. Bertelur
Betina bertelur 2–4 butir dalam satu periode.
Telur dikeluarkan satu per hari atau setiap 1–2 hari.
✅ 4. Mengerami Telur
Telur dierami selama 12–14 hari.
Selama masa pengeraman:
Betina mengeram
Jantan membantu memberi makan betina dan menjaga sarang
✅ 5. Telur Menetas
Setelah proses pengeraman selesai, telur akan menetas menjadi piyik (anak burung).
Anak burung masih merah dan belum berbulu, sehingga perlu dirawat induknya.
✅ 6. Perkembangan Anak Murai Batu
Umur Tahapan Perkembangan
1–2 minggu Mata mulai terbuka, bulu halus tumbuh
3–4 minggu Mulai keluar sarang, bulu tumbuh lebih sempurna
1,5–2 bulan Belajar makan sendiri (disapih)
5–6 bulan Mulai belajar berkicau dan aktif
🔁 Ringkasan Proses Perkembangbiakan
Tahap Penjelasan Singkat
Kawin Jantan menarik betina dengan suara & ekor
Bertelur Betina menghasilkan 2–4 telur
Pengeraman Telur dierami 12–14 hari
Menetas Telur menetas menjadi anak
Tumbuh Anak belajar makan dan terbang
💡 Ciri Murai Batu Siap Dikembangbiakkan
Usia 1 tahun ke atas (dewasa).
Jantan aktif berkicau, agresif, ekor melebar saat birahi.
Betina sering membawa bahan sarang ke glodok.

0 Komentar