Jenis-Jenis Burung Beo dan Ciri-Cirinya
Burung beo sebenarnya memiliki beberapa spesies berbeda, meskipun semuanya dikenal karena kemampuan menirukan suara manusia. Berikut jenis-jenis utamanya:
. Beo Nias (Gracula religiosa robusta)
Ciri-ciri:
Ukuran tubuh besar, sekitar 30–35 cm.
Warna bulu hitam mengilap dengan kilau ungu.
Paruh oranye terang, kaki kuning.
Memiliki gelambir kuning di sisi kepala (kulit tanpa bulu).
Paling terkenal karena kemampuan meniru suara manusia sangat jelas.
📍 Habitat: Pulau Nias, Sumatra bagian barat.
2. Beo Enggano (Gracula enganensis)
Ciri-ciri:
kuran agak lebih kecil dari Beo Nias.
Warna bulu lebih gelap dan sedikit keunguan.
Suara tiruan tidak sejernih Beo Nias, tetapi tetap pintar.
📍 Habitat: Pulau Enggano (dekat Bengkulu).
3.Beo Jawa (Gracula religiosa religiosa)
Ciri-ciri:
Ukuran sedang (sekitar 27–30 cm).
Warna bulu hitam berkilau kehijauan.
Paruh kuning-oranye.
Suara keras dan bervariasi, bisa meniru nada atau siulan.
📍 Habitat: Jawa Barat dan Jawa Tengah.
4. Beo Kalimantan (Gracula religiosa venerata)
Ciri-ciri:
Ukuran tubuh sedang.
Warna hitam pekat dengan kilau biru-hitam.
Gelambir kuning cerah di sekitar mata.
Dikenal lebih agresif dan aktif dibanding jenis lain.
📍 Habitat: Kalimantan bagian utara.
5. Beo India (Gracula religiosa intermedia)
Ciri-ciri:
Warna hitam dengan sedikit hijau metalik.
Suara keras dan bisa meniru suara hewan serta manusia.
📍 Habitat: India, Nepal, dan Myanmar.
Ini adalah jenis beo yang paling banyak dijadikan peliharaan di luar negeri.
6. Beo Sri Lanka (Gracula ptilogenys)
Ciri-ciri:
Ukuran lebih kecil, sekitar 25 cm.
Warna bulu lebih keabu-abuan dengan kilau hijau metalik.
Suara tiruan cukup baik tetapi tidak sefasih beo Asia Tenggara.
📍 Habitat: Pulau Sri Lanka.






0 Komentar